Contact Call/ SMS/ YM

Mobile Phone
081234567661
 08129591604
Yahoo Messenger
  Cs1 Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
  Cs2 Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
  Cs3 Aan Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
  Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya    Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya  
  Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Garansi & Support
  Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Jika CS kami offline, silahkan tinggalkan pesan dan contact anda di sini

Product Category

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Transfer Pembayaran


Cab Citra Raya
Acc: 7640190978
Dwi Wahyu Setiawan


Cab Cikupa
Acc: 1550000817026
Dwi Wahyu Setiawan

Shipping Tracking

No resi / Airwaybill TIKI JNE
Saat ini 8 Pengunjung online
Anggapan Salah Tentang Wifi Cetak E-mail

1. Power Besar akan menghasilkan jarak yang lebih jauh.

Anggapan ini keliru besar, karena Wireless bersifat dua arah, pemancar dan penerima. Selain Daya pancar (Tx Power) yang besar, dibutuhkan juga Penerima yang sensitif (Receiver Sensitivy). Oleh sebab itu, dalam memilih sebuah Radio wireless, selain Daya pancar (dalam satuan mWatt atau dBm -> 200 mWatt = 23 dBm), di perhatikan juga Sensitifitas Penerima (Contoh: Senao 2611: -89dBm @ 11Mbps, Orinoco Gold 802.11b "Classic" -82 dBm @ 11Mbps, Linksys WRT-54 -89 dBm @ 11 Mbps, Belkin F5D6020 -76dBm @ 11Mbps). Ini yang menyebabkan walaupun Linksys WRT-54 dengan Firmware DD-WRT bisa di set hingga TX Power 251 mWatt tetapi daya jangkau tidak akan sejauh Senao 2611-CB3+ (Sensitifitas Penerimaan Senao unggul 9dB! artinya sama dengan perbedaan 100mWatt dengan 800mWatt, sedangkan pada power 251mWatt Linksys WRT-54 membawa Noise level yang cukup tinggi)

2. Booster (penguat daya) akan selalu menambah jarak jangkau

Sama dengan butir 1, tidak selamanya besar. Menambah daya pancar dengan booster, juga akan memperkuat Noise. Seringkali dengan penambahan Booster sebaliknya akan memperpendek jarak jangkau. Yang perlu diperhatikan adalah Rasio Sinyal terhadap noise (S/N/ ratio), yang harus dipertinggi adalah Rasio Sinyal terhadap Noise. Oleh karenanya, lebih baik meningkatkan Penguatan (Gain) antenna (karena bersifat resiprokal: Pancar dan Terima)dan relatif tidak memperbesar Noise.

3. Antena Omni 15 dB akan memiliki jarak jangkau yang sama dengan Antena Directional 15 dB

Dalam hal di udara tidak ada pengguna lain (frekuensi benar-benar kosong), hal ini berlaku. Tapi dalam kondisi umum, di mana penggunaan frekuensi sudah sangat padat, Antena Directional akan jauh lebih baik, karena beamwidth yang lebih sempit.

4. Radio wireless dengan merk yang sama akan memberikan kinerja yang lebih baik

Yang menentukan kinerja sepasang Radio Wireless adalah spesifikasi Chipset yang digunakan (Misalnya: Atheros, Prism/Conexant, Broadcom, Ralink dll)dan algoritma Firmware yang digunakan (Firmware adalah Software yang ditanam dalam Chipset). Sering terjadi dalam Merk dan Tipe yang sama, sebuah Radio menggunakan Chipset yang berbeda (Contoh: dLink DWL-G510 versi B1 menggunakan Atheros, sedangkan versi C1 yang sekarang beredar di pasaran menggunakan Ralink). Radio yang memiliki Chipset yang sama DAN Firmware yang sama akan memberikan kinerja terbaik.

5. Semakin tinggi antenna dari tanah akan semakin baik

Tidak selamanya benar. Antena Pemancar dan Penerima akan maksimal jika berada pada fokus beamwidth. Pada setiap rancangan Antena terdapat spesifikasi Beamwidth Vertical dan Horizontal, selebar mana (dalam derajad) penguatan akan berkurang 3dB dari titik Focus. Utamanya pada Antena Omni berpenguatan besar diatas 15dBi Beamwidth Vertical hanya setipis 5 derajad, artinya pada 5 derajad dari arah tegak lurus, penguatan akan berkurang menjadi 12 dB dstnya. Hal ini menyebabkan areal di bawah Antenna tersebut nyaris Blankspot pada saat Antena diletakkan 15-25 meter di atas tanah.

6. Semakin tinggi dBi antenna akan semakin baik

Tidak selamanya benar. Mengacu pada point 5 Antena Pemancar dan Penerima akan maksimal jika berada pada fokus beamwidth. Pada setiap rancangan Antena terdapat spesifikasi Beamwidth Vertical dan Horizontal, selebar mana (dalam derajad) penguatan akan berkurang 3dB dari titik Focus. Biasanya semakin tinggi gain antena maka semakin kecil vertikal beamwidth. Hal ini menyebabkan antena grid yg 24dBi akan lebih jelek hasilnya dibanding dengan omni 10dbi jika di akses langsung di bawah antenanya. begitupula dengan antena omni 20dBi akan lebih kecil signalnya jika diakses dengan laptop langsung di bawah tower.  sehingga pemilihan gain antena di sesuaikan dengan kebutuhanya, jika untuk hotspot dan diakses dengan laptop maka pilih antena dengan gain yg kecil. dan jika untuk RT RW Net jarak yg lumayan jauh pilih gain antena yg tinggi.

 
USB Tp-Link TL-WN422G
USB Tp-Link TL-WN422G
Rp 110.000
USB Adapter 27 dBm WN422GC
USB Adapter 27 dBm WN422GC
Rp 140.000
TL-WR841ND 4 Port
TL-WR841ND  4 Port
Rp 335.000
TL-WA500G + POE
TL-WA500G + POE
Rp 189.000
Switch Hub 5 Port
Switch Hub 5 Port
Rp 98.000
Paket Server Hotspot EOC2611P
Paket Server Hotspot EOC2611P
Rp 1.260.000
Paket RB 411 AH Outdoor
Paket RB 411 AH Outdoor
Rp 1.450.000
Null Kabel Konsole
Null Kabel Konsole
Rp 100.000
Mini PCI EMP-8603 800 mW
Mini PCI EMP-8603 800 mW
Rp 635.000
Bullet 2HP 800mW
Bullet 2HP 800mW
Rp 750.000
Antenna Omni Hyperlink 15 dBi
Antenna Omni Hyperlink 15 dBi
Rp 1.100.000
Antena Sectoral Array 20 dBi 90 5,8 Ghz
Antena Sectoral Array 20 dBi 90 5,8 Ghz
Rp 750.000
Antena Rocket Dish 24dBi
Antena Rocket Dish 24dBi
Rp 1.875.000
Alfa G2 2 Watt
Alfa G2 2 Watt
Rp 775.000
Alfa AP48N 1 Watt Superchannel
Alfa AP48N 1 Watt Superchannel
Rp 670.000
AirGrid M2HP 16dBi
AirGrid M2HP 16dBi
Rp 625.000